Destinara Logo
DESTINARA menghidupkan kembali cerita, budaya
Tentang Kami Destinara

Merajut Dialog Setara antara Ruang Kuliah dan Kearifan Warga Tapak Nusantara

verified Didokumentasikan sejak 2018 Arsip Inisiatif Destinara — Yogyakarta, Magelang, & Enrekang
menu_book
“Pendidikan tidak semestinya datang ke desa sebagai penilai luar, melainkan sebagai tamu yang beradab dan pembelajar yang rendah hati.”

Sebuah pegangan moral yang kami tuangkan dalam setiap penyusunan protokol etika tapak, modul pembekalan siswa, dan interaksi dengan sesepuh adat.

12 Orang

Batas ketat daya tampung per kelompok guna menekan beban ekologis tapak.

100% FPIC

Persetujuan awal tanpa paksaan (Free Prior Informed Consent) bersama dewan musyawarah desa mitra.

48 Jam

Waktu orientasi hening tanpa gawai sebelum kegiatan riset lapangan dimulai.

Musyawarah etika tapak
format_quote

“Beban terbesar pariwisata edukasi konvensional adalah kecenderungan menjadikan kehidupan pedesaan sekadar tontonan akhir pekan, bukan ekosistem hidup yang memiliki ritme dan martabatnya sendiri.”

Catatan Lapangan Ryan Prasetya, November 2018
history_edu Latar Belakang & Perjalanan

Bermula dari Keresahan atas Ekskursi yang Berjarak

Pada musim kemarau 2018, kami menyaksikan sendiri bagaimana puluhan bus pariwisata berukuran besar memadati jalan-jalan sempit di pedesaan Jawa Tengah. Ratusan pelajar diturunkan hanya untuk berfoto selama dua puluh menit, menginjak pematang sawah yang sedang disemai, lalu berlalu begitu saja.

Bagi warga desa, kedatangan massal tersebut meninggalkan tumpukan sampah plastik dan kegaduhan tanpa transfer pengetahuan yang bermakna. Bagi para siswa, kunjungan itu tidak lebih dari tamasya sepintas yang gagal menumbuhkan empati sosio-ekologis maupun pemahaman antropologis yang hakiki.

KOLABORATOR & FASILITATOR

Penggerak di Balik Layar

Didukung oleh antropolog, pendidik lapangan, ahli botani, dan tetua adat yang berdedikasi menjaga kelestarian pengetahuan tapak.

Belum ada anggota kurator terdaftar.

Mari Bergabung

Ingin Membuka Ruang Dialog Baru bersama Komunitas Tapak?

Kami menyambut sekolah, perguruan tinggi, lembaga penelitian, dan desa adat yang ingin merajut kerja sama berbasis etika dan keberlanjutan.

travel_explore Jelajahi Destinasi