Destinara Logo
DESTINARA menghidupkan kembali cerita, budaya

Riset Lapangan Kredibel Berakar pada Kedaulatan Pengetahuan Lokal

Menjembatani metodologi perguruan tinggi dengan hikmah para penutur adat. Kami menyusun jalur birokrasi, persetujuan etik komunitas, dan logistik lapangan agar eksplorasi ilmiah berjalan sahih, bermartabat, dan resiprokal.

verified_user

"Penelitian berbasis tapak menuntut perlakuan warga bukan semata informan pasif, melainkan rekan dialog intelektual dan penjaga hak cipta kearifan masa lampau." — Komisi Kurasi Etnografi Wilayah Barat & Kepulauan

Antropolog budaya
Plate 01: Observasi Partisipatoris

Pendataan lisan silsilah irigasi Subak & penyerbukan benih di Desa Batur, Kintamani.

Infrastruktur Kerja Ilmiah

Fondasi Metodologis untuk Validitas Data di Lapangan

Naskah kuno
Katalog Naskah Fisik & Herbarium Desa

Akses fisik ke manuskrip lontar serta catatan harian lumbung yang belum pernah ditranskripsi ke repositori digital publik.

100% FPIC Terverifikasi
18 Hari Izin Terbit
310+ Penutur Kunci
01

Akses Data Primer & Manuskrip Terverifikasi

Primer

Bukan data sekunder dari laporan dinas. Dapatkan akses langsung ke register tanah komunal, silsilah lisan, catatan iklim berbasis pranata mangsa, dan artifak material dengan legalitas izin pemotretan resolusi tinggi.

folder_open Termasuk fasilitasi transliterasi aksara lokal oleh kurator sanggar
02

Jalur Kontak Formal & Izin Kesbangpol / PKS Kampus

Birokrasi

Menghilangkan ketidakpastian administratif. Tim hukum Destinara mengurus rekomendasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) tingkat kabupaten, surat izin riset provinsi, hingga template Perjanjian Kerja Sama (PKS) antar-fakultas.

assignment_turned_in Dokumen legalitas rampung sebelum hari pertama kedatangan ke tapak
03

Pendampingan Narasumber Adat & Etika FPIC

Etika

Prinsip Free, Prior, and Informed Consent (FPIC) kami terapkan melalui musyawarah pendahuluan bersama pemangku adat. Peneliti didampingi juru bahasa budaya untuk memastikan terminologi sakral tidak diekstraksi tanpa konteks.

handshake Protokol persetujuan terikat dengan perlindungan hak masyarakat adat
Tata Kelola Lapangan Terpadu

Bagaimana Proses Penelitian Dilaksanakan

Alur berurutan empat tahap yang menyatukan regulasi akademik formal dengan tata krama ruang sosial komunitas.

01 Minggu 1-2

Pengajuan Proposal & Penyelarasan Topik

Tim kurator akademik Destinara menelaah instrumen riset Anda, menyesuaikan variabel lapangan dengan kesiapan narasumber desa dan kalender musiman adat.

Keluaran: Matriks Kesesuaian Lokasi & Narasumber
02 Minggu 3

Kliring Etik & Pemetaan Batas Sakral

Pertemuan pra-riset dengan Dewan Musyawarah Desa. Penetapan zona tabu fotografi, naskah tertutup, dan penandatanganan lembar persetujuan bersama (FPIC).

Keluaran: Surat Kliring Komunitas & Panduan Tabu
03 Periode Lapangan

Pelaksanaan Data & Triangulasi Lapangan

Tinggal di pondok peneliti tapak. Wawancara mendalam, observasi partisipan, dan sesi verifikasi berkala bersama pendamping lokal untuk mengonfirmasi ketepatan konteks.

Keluaran: Logbook Harian & Transkrip Valid
04 Pasca-Riset

Diseminasi & Penyerahan Balik ke Arsip

Mewujudkan sains non-ekstraktif: peneliti wajib menyerahkan eksemplar laporan, ringkasan eksekutif berbahasa lokal, dan dokumentasi foto ke arsip perpustakaan warga.

Keluaran: Berita Acara Penerimaan Arsip Komunitas
Jaringan Riset Aktif

Direktori 42 Desa Binaan Riset Lapangan

Seluruh desa telah memiliki pondok pemukiman peneliti, akses listrik stabil untuk digitalisasi data, serta koordinasi aktif dengan tetua adat setempat.

Fasilitas Standar: Akomodasi Logistik Makan Narasumber Adat
Desa Sade Sosio-Antropologi
Kabupaten Lombok Tengah Tersedia 12 Penutur

Desa Sade & Rembitan

Fokus kajian tenun ikat pewarna alami, struktur arsitektur anti-gempa lumbung Sasak, dan transmisi dialek lokal.

Akomodasi: Bale Riset Adat (kapasitas 8 mahasiswa)
Ciptagelar Ketahanan Pangan & Ekologi
Gunung Halimun, Sukabumi Tersedia 9 Penutur

Kasepuhan Ciptagelar

Kajian bank benih padi lokal berusia 600 tahun, astronomi kalender Sunda Wiwitan, dan sistem transmisi radio komunitas mikro-hidro.

Akomodasi: Imah Tamu Adat (kapasitas 15 mahasiswa)
Bleberan Hidrologi Karst & Agrikultur
Panggang, Gunungkidul Tersedia 14 Penutur

Kawasan Karst Bleberan

Eksplorasi lorong sungai bawah tanah, ketahanan palawija lahan kering, dan adaptasi sosial mitigasi krisis air musiman.

Akomodasi: Sanggar Lapangan Bleberan (kapasitas 20 orang)
Layanan Konsultasi Proposal

Siapkan Rencana Penelitian Lapangan

Diskusikan draf kerangka acuan kerja atau fokus skripsi Anda bersama tim fasilitator kami. Kami membantu mengidentifikasi desa yang paling relevan dengan pertanyaan riset Anda.

done Pemeriksaan kelayakan topik tanpa biaya konsultasi awal
done Penyediaan surat dukungan pendanaan LPDP / BOPTN / Dikti
travel_explore Jelajahi Destinasi